Saturday, May 23, 2009

World Communication Day - 24 Mei 2009


Berita ini saya cuplik dari berita UCAN :

The Vatican has launched a new web portal for young people to access Pope Benedict XVI's talks and writings, and videos of his activities online or on the go.
The website, www.pope2you.net, encourages young people to build a culture based on dialogue, respect and friendship. It invites the Catholics among them to make Christ known to their digital generation peers.


The site, which went live on May 21, works with the popular social networking site Facebook and YouTube. It is accessible almost anywhere through the iPhone, while messages can also be downloaded to the iPod Touch digital media player.

On the day before the launch, addressing 20,000 people in St. Peter's Square, the Pope urged young people to use new technology "in a positive way ... to build up bonds of friendship and solidarity that can contribute to a better world."

Kalau Presiden Obama yang punya account Facebook dan sejenisnya, itu sih biasa-biasa saja. Saya masih lebih tua dari Obama, dan sampai sekarang saya masih bisa follow up perkembangan virtual social network. Tapi kalau Bapak Paus kita yang sudah delapan puluhan itu ???? Orang boleh bilang, ya... yang mengerjakan kan orang lain .... Itu benar! Tapi untuk bilang "ya, jalan!" itu hebat banget, saya yakin benar Bapak Paus kita tidak akan sembarangan bilang "ya" kalau beliau tidak tahu bener apa itu - apalagi kalau beliau anggap itu barang tidak baik.

Ketika saya berada di antara para "petugas" komunikasi di Assisi dalam pertemuan yang lalu (lihat blog saya kemarin), ada satu perempuan muda dari German yang mengatakan bahwa dia mengkomunikasikan berita dengan Tweeter. Ternyata tidak ada satupun para "petugas komunikasi" yang tahu apalagi mengerti benda apakah Tweeter itu. (tidak termasuk saya, lho, hehe boleh nyombong dikit).

Saya sangat setuju dengan Bapak Paus dalam hal ini :
Pope Benedict appealed in particular to the young to "employ these new technologies to make the Gospel known."

Dan saya juga setuju ini :
Pope Benedict XVI in an annual message has lauded digital technology for "bringing about fundamental shifts in patterns of communication and human relationships," but he warns young people about developing digital friendships at the cost of engaging with people in the real world.

Yang perlu dipegang adalah : "menggunakan dengan tahu dan sadar teknologi baru untuk penyebaran Injil" Tahu dan sadar berarti selalu sesuai tujuan, bukan ikut-ikutan. Saya ingat banyaknya saudara/i religius yang "tidak sadar" namanya tercatat atau bahkan mencatatkan namanya sebagai anggota salah satu social network. Dan ketika saya tanya, apakah tujuannya, maka jawaban sederhana paling banyak adalah "iseng" atau "asal klik aja" .....

Akhirnya, saya ingin mengungkapkan rasa kagum dan penghargaan besar kepada Bapak Paus Benediktus XVI!!

No comments:

Post a Comment