Yes!!! It's Christmas again !!First Christmas is about two thousands plus years ago, but it will never become "obsolete". It always fit forever - for any situation - for any place - for any person !!
Merry Christmas for you all!!
Yes!!! It's Christmas again !!
Hari ini kami menghadiri sebuah simposium, sehari penuh dengan tiga topik dan tiga nara sumber: "Comedy and Contemplative Mission", "Comedy and Missionary Compassion" dan "Comedy and Missionary Communion". Menurut saya, simposium cukup sukses dengan kehadiran sekitar seratus peserta. Secara umum, para peserta mengatakan simposium ini sukses, materi bagus dan menarik.
Every morning, as I wake up, I get already the first miracle in that day - my heart is still working. Imagine!! Almost 50 years it works faithfully, never rest. I often forget something, but it never forgets beating. Then I open my eyes, I see everything around me. I can see!! Is it not a miracle? Bartimeus had to cry to get his sight. After sleeping for hours - then I just open my eyes, without asking, I see. When I open my window, I see light - the same light God has created in the first creation time. It is still there. Yes, live is full of miracles - live itself is a miracle. Uncountable.....
Saya asumsikan anda semua tahu apa itu Windows dan Linux, dua sistem operasi komputer terbanyak penggunanya.Today is the second death anniversary of my beloved mom. I put three roses and I lighted candle in front of my parents’ photo. This day I dedicates for thanking God of having such loving parents. What stays in my memory is just all their goodness. Didn’t they have any weakness? Of course yes.
Ow, I become so theological. I am not a theologian, so let me continue my story of today. I have tried to find for a good image to honor my parents, and I got this one. I would not make any elaboration about this image. Let it speaks to each of us …


Open source is a development method for software that harnesses the power of distributed peer review and transparency of process. The promise of open source is better quality, higher reliability, more flexibility, lower cost, and an end to predatory vendor lock-in.
Open source menjanjikan kualitas, fleksibilitas, reliabilitas dan harga murah. Kenapa? Karena Open Source mengandung "nilai kasih dan kebenaran" yakni "syering dalam kesetaraan" (sharing in equality). Open source program disajikan terbuka - siapa saja bisa mendapat source codenya dan boleh mengembangkannya, dengan syarat hasil pengembangannya harus disyeringkan dengan gratis juga. Maka bisa dibayangkan betapa cepatnya open source program berkembang.
Untuk ber-migrasi dari paid software (perangkat lunak berbayar) ke arah free/ open source software (perangkat lunak sumber terbuka) memang tidak gampang. Contohnya, untuk menggunakan Open Office sebagai pengganti Microsoft (MS) Office, tidak gampang. Sulitnya bukan dalam hal teknis, tapi dalam hal "tekad dan hati". Tentu saja Open Office tidak sama dengan MS Office, tapi hampir semua features di MS Office tersedia di Open Office. Bahkan ada beberapa features Open Office yang tidak ada di MS Office, seperti "save as PDF" atau "print as booklet".
Lalu, apa yang membuat sulit? Menurut saya, kecemasan tanpa alasan dan ketidak-sanggupan /ketidak-mauan untuk belajar hal baru. Kemapanan akan apa yang ada, atau istilah kerennya "status quo" adalah kemewahan. Saya senang beberapa institusi besar yang diasuh religius sudah beralih ke open source dan cukup banyak kaum religius yang "menolak" software bajakan di komputernya. Bagaimana dengan anda?
Kebanyakan waktu kami pakai untuk doa dan kontemplasi pribadi, kontak satu sama lain adalah saat makan. Itupun dalam keheningan. Seperti biasanya, kami makan ala Italia, ada makanan pertama (disebut primo piato= piring pertama) yang biasanya sup, pasta, spaheti ataupun nasi. Makanan disajikan dalam pinggan untuk masing-masing meja dimana duduk 6-8 orang. Sesudah kami mengambil secukupnya, maka pinggan diangkat dari meja, demikian pula piring-piring kami, karena untuk makanan kedua (secondo piato = piring ke dua) akan disajikan pinggan kedua (biasanya 2 pinggan karena ada 2 macam) dan kami makan dengan piring kedua - piring baru/ bersih. Demikian pula untuk penutup, semua perlengkapan makanan kedua harus disingkirkan dulu, baru memakai piring baru dan disajikan makanan penutup di atas pinggan baru.