
Seorang teman mengirimkan link ini kepada saya, www.kiva.org; Ini tentang sebuah organisasi networking lewat internet yang membantu menyalurkan bantuan dan pinjaman untuk wiraswastawan-wiraswastawan kecil dari para wiraswastawan/ pemilik uang. Prosesnya dilakukan lewat internet.
Ketika membuka dan membaca halaman webnya, saya tertegun, karena yang seperti ini ada dalam impian saya. Satu bentuk penyaluran kemurahan hati Allah melalui internet, suatu media yang banyak dikecam sebagai penuh "kejahatan dan dosa".
Organisasi ini tidak memberikan pinjaman darinya sendiri, melainkan mengkoordinir para dermawan, para peminjam dan semuanya transparan - siapa meminjam kepada siapa - untuk apa, berapa pinjamannya dan sudah dicicil berapa persen. Para dermawan bisa individual ataupun masuk dalam kelompok-kelompok yang disebut team. Kalau misalnya saya mau menjadi pendukung dana, saya bisa masuk kepada kelompok yang sudah ada atau saya bisa membentuk kelompok baru. Anda bisa terpukau oleh "kekayaan" jenis kelompok yang ada, banyak dan sangat bervariasi, tetapi semua disatukan oleh tujuan kemanusiaan yang sama dengan modus yang sama.
Sedangkan para peminjam dikoordinir melalui apa yang disebut "field partner" berupa organisasi-organisasi microfinance lokal. Di Indonesia ada "DINARI Foundation" dengan total pinjaman $323,575 kepada 1137 wiraswastawan/wati. Perlu dicatat bahwa dana pinjaman hanya diberikan untuk menjadi lebih mandiri dalam berwiraswasta dan bukan material yang diperdagangkan (non marketing material). Kalau anda berminat, anda juga bisa menjadi "field partner".
Berbicara soal resiko, resiko selalu ada. Resiko berbuat baik tidak lebih sedikit daripada resiko berbuat jahat, bahkan bisa-bisa lebih besar. So, apa lagi?
No comments:
Post a Comment