Saturday, March 7, 2009

Why?

Hari Senin yang lalu saya dan beberapa saudari serumah mengikuti Seminar berjudul "Religious Life - The Challenge today and the future". Seorang bruder dari Mary's brothers menyajikannya dalam waktu sekitar dua jam, diselingi setengah jam break. Penyelenggaranya adalah Persatuan Pimpinan Serikat-Serikat Religius Perempuan di Roma. Ruangan yang tidak terlalu besar itu penuh sesak. Saya kira tak kurang dari seratus pendengar. Jangan tanya soal kebangsaan, begitu banyaknya, saya kira hanya saya satu-satunya seorang Indonesia.

Seminggu yl, badan yang sama menyajikan seminar lain mengenai JPIC, judulnya saya tidak tahu, karena saya tidak hadir. Menurut beberapa rekan, seminar mengenai JPIC kurang diminati, dalam arti jumlah pendengarnya sangat minim.

Mengapa? Ada banyak kemungkinan. Ada yang bilang, menggambarkan para religious kurang berminat/ cuek mengenai JPIC. Apakah memang begitu? Saya sih kurang begitu yakin. Mungkin saja karena mereka tidak bertugas di bidang JPIC secara langsung, sehingga prioritasnya untuk hal lain. Atau, kalau mau agak negatif, mungkin aja mereka tidak suka JPIC yang sekedar omong di seminar. .... ?? Yang jelas, belum pernah ada penelitian lewat kuesioner. Dan yang memberi alasan umumnya orang yang hadir. Mestinya kan tanya pada yang tidak hadir, mengapa tidak hadir di seminar JPIC.

Yang saya mau garis bawahi adalah kebiasaan "menghakimi" orang lain. Saya sendiri tidak hadir karena memang saya tidak berminat seminar-seminar terlalu banyak. Kali ini, karena ada alasan teknis, saya harus menjumpai seseorang urusan dinas. .........

No comments:

Post a Comment