Wednesday, November 24, 2010
DIALOG
Suatu hari, seorang teman mengajukan tebak-terka ini kepada saya, "Mengapa anjing dan kucing selalu berkelahi?" Pertanyaan sederhana, tapi menantang juga. Kalau kucing dengan tikus, jelas karena kucing memangsa tikus. Tetapi antara anjing dan kucing? Akhirnya teman saya tertawa dan menjawabnya sendiri, "karena perbedaan persepsi. Bagi anjing, mengibaskan ekor berarti "ayo bermain", tetapi bagi kucing, mengibaskan ekor berarti marah dan mengajak berkelahi". Ooooo..
Karena itulah, setiap dialog harus dimulai dengan persamaan persepsi, bukan menyama-nyamakan pendapat. Kalau ada banyak perbedaan, mulailah dengan apa yang sama, tentu saja yang sama-sama membangun inspirasi, kreatifitas dan dengan demikian membangun sinergi.
Konser dalam video clip di atas menggambarkan sinergi dan harmonisasi dari banyak perbedaan. Pemain musiknya terdiri dari orang-orang muda dari berbagai negara, Cina, India, Mexico, Paraguay, Jerman, Zambia ..... Musiknya sendiri merupakan komposisi harmoni dari musik berbagai bangsa dan dimainkan dengan alat musik dari berbagai bangsa pula. Yang menarik lagi, komposisi musik itu merupakan komposisi harmoni dari musik tradisional dan musik kontemporer.
Luar biasa, khan? Konser itu merupakan dialog dari dimensi geografis, dimensi waktu dan dimensi kesukuan. Hasilnya luar biasa.... mau coba?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment