Satu hari Minggu kemarin saya bekerja alias lembur, mengatasi dan mengobati serangan virus di salah satu komputer klien. Boleh dibilang, serangan terberat, karena komputer tidak bisa dibuka sama sekali. Sebenarnya serangan dimana komputer tidak bisa dibuka sama sekali sejenis (tidak persis) ini, adalah yang kedua kalinya. Yang pertama kali tempo-hari saya atasi dengan install ulang Sistem Operasi, suatu cara jalan pintas yang kelihatannya cepat tapi tidak memberikan pengajaran. Akibatnya, ketika terjadi masalah kedua, saya tidak tahu jalan keluar yang benar.Saya sempat ingin install ulang, mungkin 2-3 jam sudah beres; apalagi ketika saya lihat masalah cukup berat dan "kerusakan" akibat virus kelihatannya demikian banyak. Untungnya saya tidak mengikuti godaan itu. Setelah akhirnya masalah teratasi, saya sungguh mendapat manfaatnya. Saya belajar banyak hal. Kalau ada masalah serupa, pasti bisa saya selesaikan kurang dari 2 jam, jauh lebih mudah dan lebih menguntungkan daripada install ulang. Install ulang bukan penyelesaian profesional, karena pengguna bisa kehilangan beberapa "hal" misalnya program yang sudah terinstall tetapi tidak ada installernya.
Mungkin syering saya di atas cukup teknis, sulit dimengerti. Ya, karena pekerjaan saya memang teknis sekali.
Sebenarnya yang mau saya katakan adalah, kita sering tergoda untuk mengambil jalan pintas dan/ atau bersikap minimalis (sejauh hasil masih diterima, kenapa harus susah-susah yang lebih sempurna), dan jika kita masuk dalam godaan itu, kita kehilangan kesempatan untuk memasuki proses "learning by doing". Padahal, lihat piramida di atas, practice by doing memberikan hasil pembelajaran yang jauh lebih efektif daripada metode-metode lain, apalagi kalau disertai kesulitan.
Herannya, orang sering lebih suka "dikuliahi" atau lewat "lecture", karena lebih gampang, tidak repot-repot, padahal efektifitasnya terendah.
Saya rasa ini juga mengapa saya yang bukan pendidikan IT maupun elektronika babar-blas ini, bisa menyelesaikan banyak masalah IT.
Jadi, kalau boleh, pesan saya, belajarlah selagi anda masih dikaruniai kemampuan untuk itu. Belajar bukan hal-hal teknis atau pengetahuan saja, lho, melainkan termasuk hal-hal kehidupan, agar paling tidak sama dengan ......... keledai aja tidak jatuh pada lubang yang sama untuk kedua kalinya.....
No comments:
Post a Comment