Kemarin, suatu "bencana" menimpa diriku. Tiga website yang kuurus di-hack orang. Mereka memasukkan link-link porno ke semua file index dari ke tiga site itu. Kelihatannya peristiwa itu "baru" berjalan sekitar dua minggu, tapi website-ku kena sangsi search engines, semuanya lenyap dari daftar google maupun yahoo. Usaha dan jerih-payahku selama lebih setahun ini untuk bisa mencapai ranking utama --- lenyap sekejap. Belum lagi sedih hatiku kalau sampai ada orang yang sempat melihat link-link celaka itu. (untungnya ... masih untung lagi .... tidak semua browser menampakkan link-link itu)
Kesalahan ... memang aku andil kesalahan. Sebulan yl., webhosting company tempat websiteku berdiam, sudah memperingatkan para pelanggannya untuk sering mengganti password. Aku anggap enteng, karena tidak menyangka ada orang-orang sejahat itu.
Kesalahan lain, aku jarang menyempatkan diri mengecek file-fileku di server, juga hampir tidak pernah mengecek posisi ranking di search engine. Hari-hariku habis oleh kesibukan silih berganti, tapi mestinya kan sebagai webmaster harus melakukan tugas pokok itu.
Kesalahan lain, aku tidak belajar dari pengalaman. Ini ketiga kalinya aku kena hack, dan paling parah. Pertama, hacker cuma "guyon" dan kirim salam di salah satu file yang dia "rusak". Waktu itu aku memang salah setting security di file itu. Kedua, satu link celaka tiba-tiba muncul di web statistik-ku, dan aku begitu bodoh untuk menangkap apa motivasinya berbuat itu.
Sampai tengah malam aku utak-atik untuk memperbaiki site-siteku. Dan pagi tadi kepala masih pusing, lebih karena penyesalan dan kekecewaan daripada kelelahan. Tapi satu hal yang aku dapatkan, bahwa sekarang aku "naik kelas" sebagai webmaster. Aku (dipaksa) belajar tentang apa yang selama ini tidak kukenal, tentu saja termasuk masalah teknis bagaimana mengenali parasit yang ditempelkan di file web, bagaimana usaha mencegah sampai bagaimana membersihkannya. Aku harus bayar cukup mahal untuk itu.
Aku ingat akan banyak peristiwa di mana aku "dipaksa" belajar oleh situasi. Les yang mahal, kubayar dengan keringat (dan keringat dingin), waktu, enerji dan juga kecemasan.... tapi aku juga ingat benar, bahwa setelah semua "ongkos" kubayar tuntas, semuanya baik - jauh lebih baik dari apa yang semula kucemaskan.... hanya aku dan Dia yang tahu.... dan inilah pelajaran paling berharga.
Aku ingat akan banyak peristiwa di mana aku "dipaksa" belajar oleh situasi. Les yang mahal, kubayar dengan keringat (dan keringat dingin), waktu, enerji dan juga kecemasan.... tapi aku juga ingat benar, bahwa setelah semua "ongkos" kubayar tuntas, semuanya baik - jauh lebih baik dari apa yang semula kucemaskan.... hanya aku dan Dia yang tahu.... dan inilah pelajaran paling berharga.
No comments:
Post a Comment